Belajar bahasa latin padahal bukan bahasa latin

Seperti biasa mohon di zoom bila melihat,karena mata kita tak mungkin bisa ngezoom.
Minggu, 14 november 2010.
"Belajar bahasa latin padahal bukan bahasa latin"
Ketika melihat handphone sangat sepi.
Pulsa henpon gk abis-abis.
Melihat fenomena sms tergantikan oleh fasilitas chat.

Saya sedih melihat ini, lalu mencoba sms teman-teman dengan bahasa latin, sebenernya bukan bahasa latin, karena saya juga gak ngerti artinya.

SMS tersebut berbunyi : "ombastre kolabastru, nambre otraka maeandru.."

Balasannya pun beda-beda :
Agung (mahasiswa teladan) : "Agung sayang cicid"
Opang (calon koki) : "Naon anjeh..kentir koe!haahaha"
Djawa (ketua pasarseni2010) : "Omlek trasex koncif"
Kukuh (pak tua dari surabaya) : "Esjerebeske arlba ariba olalahu"
Agam (Calon juragan sepeda) : "ombastre kolabastru, nambre otraka maeandru..molendru koprastu enjestrombupal erjakestro..ombeparembetelandaro ....
Ican (calon orang kaya) : "Buat kapan?" <--- seolah mengerti arti bahasa saya
Cicid (Orang bandung) : "Naon sih!lu kate gue org Honduras"
Mia (juragan supenir) : "Oke!" <--- seolah mengerti arti bahasa saya
Alin (seniman hebat) : "Gombress.. Gombress"
Andi Memang (Makelar Herkules) : "E*ean jeng herkuless anjeeeng"
Said (Ahli telekomunikasi) : "Ndasmubin cangkem cocote,alpelerwati tur turukbudug"
Abi (Ahli garment) : "Miss you beybb" <--- maksudnya suruh bayar utang karena saya blm bayar karpet
Surem (Pemilik grahapuspa) : "?????" <--- dia gk ngerti soalnya dia orang alaska
Dara (Penyaing Farah Kuin) : "Kenape lo?" <--- Selalu perhatian kepadaku
Bapakku (juragan Bosscha) : "Nulis naon kamu?" <--- dia selalu bertanya apa yang ku tulis
Wahyu (mahasiswa perantau) : "hwe.iki sopo?" <--- dia kira aku ini ricky martin
Raditya (manusia ajaib di kegelapan) : "Gelo" <--- setiap saya sms, pasti jawabannya gini
Dessy (wanita yg selalu oleng) : ''Ih ngomong naon sih maneh" <--- ngomong apa coba

Senang sekali, karena tiba-tiba inbox saya pun penuh. Tapi sedikit mengganggu, karena saya semestinya tidur siang.

Melatih bapak satpam [Day 7, SEVEN: Draw Your Days!]

Seperti biasa mohon di zoom bila melihat,karena mata kita tak mungkin bisa ngezoom.
Day 7 : Melatih bapak satpam
Daripada bayar mahal-mahal ke tempat fitness, mending dilatih sama saya. Gratis.
Diakhir kata, selesai juga SEVEN! taun ini, maaf bila gambar saya sangat mudah dimengerti, semoga semuanya jadi rajin nulis diary

Milo a.k.a the danx (baca : dadanx), anjingku yang manis [Day 6, SEVEN: Draw Your Days!]

Seperti biasa mohon di zoom bila melihat,karena mata kita tak mungkin bisa ngezoom.
Day 6 : Milo a.k.a the danx (baca : dadanx) anjingku yang manis
Dear the danx, sampai kapanpun kamu tetaplah anjingku yang manis, semoga cepat pintar. Tetaplah ceria dan setia.

Mengunci Toilet Kantin Arsitek [Day 5, SEVEN: Draw Your Days!]

Seperti biasa mohon di zoom bila melihat,karena mata kita tak mungkin bisa ngezoom.
Day 5 : Mengunci Kantin Arsitek
Maafkan saya teman-teman yang mengantri, karena bersabar pasti disayang Tuhan.

Impian indah abad 21 [Day 4, SEVEN: Draw Your Days!]

Seperti biasa mohon di zoom bila melihat,karena mata kita tak mungkin bisa ngezoom.
Day 4 : Impian indah abad 21
Obama aja suka baso dan sate, pasti tukang baso dan sate juga suka SBY.

Sang adik mencoba jadi kambing hitam [Day 3, SEVEN: Draw Your Days!]

Seperti biasa mohon di zoom bila melihat,karena mata kita tak mungkin bisa ngezoom.
Day 3 : Sang adik mencoba jadi kambing hitam
Maafkan aku dik, bukannya maksud apa, tapi cobalah menjadi dewasa, karena tak selamanya website berisi one piece, naruto, atau apapun itu, dapat membahagiakan hidupmu.

Alas kaki sebagai pertaruhan nyawa. [Day 2, SEVEN: Draw Your Days!]


Seperti biasa mohon di zoom bila melihat,karena mata kita tak mungkin bisa ngezoom.
Day 2 : Alas kaki sebagai pertaruhan nyawa

Karena sesungguhnya ketika kita diketusin oleh orang itu sungguh menyesakkan hati, apalagi oleh pemuda berusia ABG. Berbaik hatilah dan jangan sering-sering menjahili orang.